Tuesday, June 10, 2014

Evolusi : Apakah sekedar Hipotesa, Teori Atau Fakta?

ok postingan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya yang berjudul tidak runtuhnya teori evolusi dalam 20 jawaban
tapi berhubung sudah masuk waktu makan siang jadi yah selamat menunggu
wkwkwkwkwk

Tidak Runtuhnya Teori Evolusi Dalam 20 Jawaban

ok postingan pertama blog ini akan membahas tentang postingan kakanda iccang di blog-nya yang berjudul "Runtuhnya teori evolusi dalam 20 pertanyaan"

Sebenarnya postingan tersebut "sangat" mirip dengan isi buku Harun Yahya yang berjudul sama. Jadi bisa dikatakan bahwa kakanda iccang adalah copaser. (hellowwww hari gini kopas???) 

Ok kita tidak akan berlama-lama membully iccang dengan buku harun yahyanya. kita akan membahas per alinea dari postingan di blog tersebut.

Teori evolusi menyatakan bahwa makhluk hidup di muka bumi tercipta sebagai akibat dari peristiwa kebetulan dan muncul dengan sendirinya dari kondisi alamiah. Teori ini bukanlah hukum ilmiah maupun fakta yang sudah terbukti. Di balik topeng ilmiahnya, teori ini adalah pandangan hidup materialis yang dijejalkan ke dalam masyarakat oleh kaum Darwinis. Dasar-dasar teori ini - yang telah digugurkan oleh bukti-bukti ilmiah di segala bidang - adalah cara-cara mempengaruhi dan propaganda, yang terdiri atas tipuan, kepalsuan, kontradiksi, kecurangan, dan ilusi permainan sulap.
 Teori evolusi tidak bicara tentang asal penciptaan makhluk hidup, apalagi secara kebetulan. Teori yang membahas asal kehidupan adalah teori abiogenesis modern. Lucu sekali jika ingin membantah teori evolusi, tapi tak tahu beda teori evolusi (origin of species) dengan teori abiogenesis modern (origin of life). Teori evolusi juga bukan propaganda materialis. Jika karena tak membicarakan peran Tuhan di dalamnya lantas diklaim propaganda materialis, maka semua teori ilmiah juga harus dianggap propaganda materialis juga. Dan lagi, tidak ada 'bukti ilmiah' yang membantah teori evolusi. Sebaliknya, justru tulisan kakanda iccang (yang dikopas dari tulisan Harun Yahya) yang tidak ilmiah, merupakan propaganda dan penuh kebohongan serta rekayasa.

Teori evolusi diajukan sebagai hipotesa rekaan di tengah konteks pemahaman ilmiah abad kesembilan belas yang masih terbelakang, yang hingga hari ini belum pernah didukung oleh percobaan atau penemuan ilmiah apa pun. Sebaliknya, semua metode yang bertujuan membuktikan keabsahan teori ini justru berakhir dengan pembuktian ketidakabsahannya.
 Benar bahwa teori evolusi dicetuskan di abad ke-19, yang relatif kurang dibanding masa kini. Tapi sekian banyak teori dan penemuan ilmiah bahkan dihasilkan lebih tua lagi. Dan teori yang terbukti salah akan digugurkan, sementara teori yang terbukti akan bertahan, dan makin berkembang seiring kemajuan pengetahuan. Teori evolusi bisa bertahan dan makin berkembang seperti sekarang dengna melalui proses yang sama.

Terlebih, jika tidak ada pembuktian, maka teori bahkan tak bisa disebut teori, paling banter hanya berupa hipotesa. Teori adalah hipotesa yang sudah teruji. Ini salah satu alasan mengapa kreasionisme bahkan bukan sebuah teori.

Namun, bahkan sekarang, masih banyak orang beranggapan bahwa evolusi adalah fakta yang sudah terbukti kebenarannya - layaknya gaya tarik bumi atau hukum benda terapung. Sebab, seperti telah dinyatakan di muka, teori evolusi sesungguhnya sangatlah berbeda dari yang diterima masyarakat selama ini. Oleh sebab itu, pada umumnya orang tidak tahu betapa buruknya landasan berpijak teori ini; betapa teori ini sudah digagalkan oleh bukti ilmiah pada setiap langkahnya; dan betapa para evolusionis terus berupaya menghidupkan teori evolusi, walaupun teori ini sudah "menghadapi ajalnya". Para evolusionis hanya mengandalkan hipotesa yang tak terbukti, pengamatan yang penuh prasangka dan tak sesuai kenyataan, gambar-gambar khayal, cara-cara yang mampu mempengaruhi kejiwaan, dusta yang tak terhitung jumlahnya, serta teknik-teknik sulap.
 Tepatnya, teori evolusi amat berbeda dengan yang dipropagandakan oleh tulisan di atas. Dan tidak ada bukti ilmiah yang menggagalkannya (kalo ada silahkan paparkan di kolom komentar:)). Segala rekayasa yang diquote di atas justru adalah propaganda Harun Yahya.

untuk membahas lebih lanjut masalah tentang fakta dan teori silahkan klik di sini

TES

123 DICOBA